BAB 5
DUA ORANG lelaki muda, berbadan besar, bertangan kekar bernama Yanto dan Dimas, adalah preman gang-gang kecil jalanan Wonokromo. Yanto dan Dimas sudah tidak asing disini, tidak di pasar tidak pula di gang-gang kecil tempat got-got hitam tak mengalir. Mereka berdua sedang duduk di atas kursi panjang. Dan dengan santainya mereka sedang main Domino, sambil nyusrup kopi hitam ala Kapal Api. Disampingnya batang rokok menyala redup-redup, asapnya timbul ke atas-atas. Setiap Malam mereka nongkrong sambil mencari buruan. Pemalakan bukanlah hal yang tak biasa, di jalan-jalan maupun gang-gang sempit di Wonokromo. Selain seringnya pemuda-pemudi dengan pasangannya sedang berduaan di malam hari di taman-taman jalan di Wonokromo, Premanisme juga sangat terkenal di gang-gang kecil wonokromo. Walaupun razia oleh polantas setempat sering dilakukan, namun kian hari orang-orang muda-mudi pelancong seperti sudah memiliki “the chamber of secret”-nya masing-masing untuk menikmati malam-malam mesra mereka. Premanisme-pun dan Cinta tak kunjung hilang di jalanan Wonokromo. Baca entri selengkapnya »